Jika pada akhir waktu, rasa hati tidak aku ungkapkan, aku akan tetap berusaha membuatnya hidup dalam tulisan-tulisanku.

Saturday, March 22, 2014

Kamu



Jika saja,

jika aku bisa mengatur waktu, aku akan kembali ke detik dimana pertama kali aku mencintaimu dan terus mengingatnya,

jika aku bisa mengungkapkan rahasia, aku akan bercerita sejak awal mencintaimu hingga aku merelakanmu,

jika aku bisa memperjuangkan ambisi, aku akan terus berlari bersama rasa untuk bisa berada tepat di sampingmu,

jika aku bisa menatap senyum yang begitu tenang,

jika,

jika aku bisa merasakan peluk yang begitu hangat,

jika,

jika aku bisa memilikimu utuh,


jika.


itu kamu,

kamu yang telah mengajariku untuk mencintai seseorang dengan cara yang berbeda,

kamu yang selalu saja menjadi alasan mengapa aku tidak pernah lelah menulis soal rasa,

kamu yang masih saja spesial dan begitu sulit untuk dinomorduakan,

kamu yang pada akhirnya menyadarkanku bahwa mencintai tidak selalu berujung memiliki.



Tidak akan ada,

tidak akan ada detik yang enggan aku curi untuk bisa memperhatikan sosokmu,

tidak akan ada hujan yang bisa menghentikan aku untuk mengemas rasa berwujud tulisan,

tidak akan ada seorangpun yang bisa melarang aku untuk menulis tentang kamu,

tidak akan ada,

kecuali kamu.


Jika saja, itu kamu. Tidak akan ada, kecuali kamu.

No comments:

Post a Comment