Jika pada akhir waktu, rasa hati tidak aku ungkapkan, aku akan tetap berusaha membuatnya hidup dalam tulisan-tulisanku.

Friday, April 18, 2014

Sajak untuk Pergi

Satu
awal dari selamat tinggal



Diawali senja pertama milik kita
Hingga aku tidak sadar adanya rasa
Bersama waktu menjadikannya cinta

Selama ini,
Memandang lama rasa yang selalu menari
Yang telah berdiam lama di kalam hati
Menciptakan helai per helai memori

Di ruang malam bulan yang terang
Di hadapan jarak yang semakin menantang
Mengemas bahagia darimu untuk mengembalikannya pulang

Mungkin karena alasan hidup untuk selalu berjalan
Berkawan dengan harapan
Berteman dekat dengan kenyataan
Melawan keras sebuah kata perpisahan

Rasa dan memori telah menjadi sebuah buku
Ku tulis dengan dirimu yang menjadi inspirasiku
Ingin sekali membuat waktu menjadi beku
Membiarkan aku untuk selalu bisa melihatmu

Untuk Tuhan Yang Maha Cinta
Biarkan hati ini selalu memuja
Melatih harapan untuk berhenti mengada-ada
Menelantarkan rasa lama di hati saja

Karena kamu tidak pernah memberi janji
Juga aku yang tidak terlalu berambisi
Hingga benar utuh untuk memiliki

Kamu yang hanya berada dalam kamar mimpi
Yang teramat aku sayangi
Akan aku selalu jaga di sudut hati
Hingga suatu saat semua ini kembali


Bantu aku untuk mengemas kenangan tentangmu, bisa?

No comments:

Post a Comment